Berita Terkini

15.932 KOTAK SURAT SUARA, MULAI DIRAKIT OLEH KPU KARANGANYAR

Senin, 4 Februari 2019 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar memulai merakit Logistik Kotak Surat Suara untuk Pemilihan Umum Tahun 2019. Perakitan Logistik Surat Suara dimulai hari ini bertempat di Gedung Serbaguna Kelurahan Cangakan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar. Logistik Kotak Surat Suara yang harus dirakit berjumlah 15.932 kotak yang disimpan di Gedung Serbaguna Kelurahan Cangakan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar. Proses perakitan ditargetkan akan selesai 2 pekan kedepan dengan jumlah petugas yang merakit 12 orang. Kotak Surat Suara yang sudah dirakit akan disimpan di gudang dengan penanganan khusus yaitu dengan memasang palet atau papan kayu agar kotak suara tidak langsung bersentuhan dengan lantai, serta fumigasi dan penyemprotan disinfektan agar tidak ada rayap atau hama lain yang merusak logistik. Palet yang digunakan untuk menumpuk kebutuhan logistik terlebih dulu dilapisi dengan plastik sehingga jika ada hama atau air tidak langsung mengenai logistik dan terakhir ditutup menggunakan terpal.  

KPU Karanganyar Bekali Relasi di FISIP UNS

Selasa, 22 Januari 2019 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar memberi pembekalan bagi 55 Relawan Demokrasi (Relasi) Pemilu Tahun 2019 untuk Kabupaten Karanganyar. Pembekalan bertajuk Pengukuhan dan Bimbingan Teknis digelar di Ruang Seminar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNS Surakarta. Ketua KPU Jawa Tengah, Yulianto Sudrajat, secara langsung menyampaikan materi mengenai Demokrasi dan Kepemiluan. Drajat, sapaan akrab Yulianto, menyatakan bahwa  Relawan di Karanganyar diharapkan mampu mendorong untuk mencapai kesejahteraan rakyat dengan memberikan pemahaman mendasar kepada masyarakat terkait proses demokrasi. Demokrasi memberikan peran serta besar kepada pemilih, sehingga kedaulatan tertinggi di tangan rakyat. Untuk itu rakyat harus punya integritas dan berdaulat dalam menentukan pilihannya. Relasi tersebar di 10 basis pemilih sasaran, meliputi; basis keagamaan, basis pemilih pemula, basis pemilih perempuan, basis muda, basis disabilitas, basis pemilih berkebutuhan khusus, basis warga internet, basis marginal dan basis komunitas. Sifat kerelawanan ini merupakan nilai aktif warga karanganyar, keinginan yang kuat untuk terlibat dan berkarya bagi demoktarisasi di bumi intanpari. Antusias relawan terlihat dari fokus peserta dalam menyimak penyampaian materi oleh narasumber. Bimbingan teknis relawan demokrasi disampaikan oleh narasumber selain Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, juga disampaikn oleh DR. Agus Riewanto, pengajar Fakultas Hukum UNS dan  Akhmad Ramdhon, pengajar FISIP UNS.

Sosialisasi Pemilu 2019, KPU Karanganyar Lakukan KPU Goes to Campus and KPU Goes to School

KARANGANYAR, kpu-karanganyarkab.go.id– KPU Karanganyar menyelenggarakan “KPU Goes to Campus and KPU Goes toSchool” untuk menyambut Pemilu Serentak Tahun 2019. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampus Universitas Sebelas Maret Surakarta dan SMK YP Colomadu Karanganyar. Kegiatan  pertama dilaksanakan di Kampus Universitas Sebelas Maret Surakarta bertempat di Ruang Sidang 2 Fakultas Ekonomi Bisnis pada hari Selasa (16/10/2018) yang dihadiri oleh sekitar 100 Mahasiswa UNS yang terdiri dari Pengurus BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa), perwakilan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) dan Anggota Dewan Mahasiswa ( DEMA ). Kegiatan dimulai dengan penyampaian materi PEMILU Serentak dan Bagaimana Cara Pindah Pemilih disampaikan oleh Budi Sukramto. Materi ini sejalan dengan mahasiswa yang tetap ingin menggunakan hak pilihnya namun di luar daerahnya. Pada kesempatan ini, Budi mengajak seluruh mahasiswa untuk bisa terlibat secara aktif dan berpartisipasi  dalam pelaksanaan Pemilu serentak 2019, disamping itu juga mengajak kepada masiswa untuk menjadi Pemilih cerdas yang Berdaulat. Kegiatan  ini dilakukan bersamaan dengan Deklarasi Damai Pemilu Mahasiswa UNS tahun 2018 yang akan segera diselenggarakan untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa. Kegiatan kedua dilaksanakan di SMK YP Colomadu Karanganyar bertempat di Halaman Sekolah pada hari Rabu (17/10/2018) yang dihadiri oleh Guru dan semua siswa SMK YP Colomadu. Kegitan dimulai dengan materi Pendidikan Pemilih Pemula Untuk Generasi Penerus agar mengetahui tentang kepemiluan yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia disampaikan oleh Triastuti Suryandari dan Eko Handoko. Materi ini sesuai dengan siswa sebagai pemilih pemula dalam Pemilu Serentak 2019 dan kemudian implemetasinya dalam Pemilihan Ketua OSIS SMK YP Colomadu Karanganyar. Dalam kesempatan itu pula Triastuti juga mengajak para siswa untuk aktif berpartisipasi mensukseskan penyelenggaran Pemilu 2019 dengan menjadi Pemilih yang berdaulat, dan menolak politik transaktional ( Money Politik ).

Sambut #GMHP Serentak 17 Oktober 2018

KARANGANYAR, kpu-karanganyarkab.go.id (13/10/2018)– KPU Karanganyar melenggarakan Rapat Koordinasi persiapan #GMHP Serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 Oktober 2018. Rapat Koordinasi digelar di Kantor KPU Karanganyar dan yang dihadiri  PPK se-Kabupaten Karanganyar. Puncak #GMHP Serentak dilakukan pada tanggal 17 Oktober 2018 secara serentak di seluruh Indoonesia.  Rapat Koordinasi ini bertujuan untuk mensinergikan  pelaksanaan Gerakan Melindungi  Hak Pilih (GMHP) yang dimulai tanggal 1 Oktober 2018 dan berakhir pada tanggal 28 Oktober 2018. PPS pada tanggal 17 oktober  2018 agar mengundang Ketua RT/RW, Tokoh Masyarakat, Tokoh Partai Politik, dan elemen masyarakat lainnya untuk mencermati data pemilih yang akan digunakan pada Pemilu 2019, hasil pencermatan disampaikan kepada PPS sebagai dasar memperbaiki  data pemilih. Sehingga diharapkan dengan pelibatan seluruh komponen masyarakat akan menghasilkan Data pemilih yang akurat,komprehensive dan mutahir.  

Fasilitasi Alat Peraga Kampanye pada Pemilu 2019

KARANGANYAR, kpu-karanganyarkab.go.id – KPU Karanganyar dalam pelaksanaan Pemilu tahun 2019 akan memfasilitasi pengadaan Alat Peraga Kampanye bagi Peserta Pemilu. Pada tanggal 27 September 2018  KPU karanganyar mengundang Bawaslu Kabupaten Karanganyar, Tim Kampanye Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden dan Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2019 tingkat Kabupaten Karanganyar untuk membicarakan dan menyepakati ukuran Alat Peraga Kampanye yang akan difasilitasi oleh KPU Karanganyar. KPU Karanganyar akan memfasilitasi pembuatan 2 (dua) jenis  Alat Peraga Kampanye (APK) , yang pertama Baliho dengan ukuran 3 (tiga) meter x 4 (empat) meter dengan posisi landskap berjumlah 10 (sepuluh) buah untuk setiap Tim Kampanye Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden dan Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2019. Kedua Spanduk dengan ukuran 1 (tiga) meter x 5 (Lima) meter berjumlah 16 (enam belas) buah untuk setiap Tim Kampanye Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden dan Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2019. Setiap Tim Kampanye Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden dan Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2019 hanya boleh mengirimkan 1 (satu) desain Baliho dan 1 (satu) desain Spanduk. Kemudian  hasil kesepakatan bersama dan sesuai dengan ketentuan Peraturan yang ada, Peserta Pemilu dapat Menambah Alat Peraga Kampanye dengan ketentuan untuk Baliho maksimal ukuran 4 (empat) meter x 7 (tujuh) meter dengan jumlah maksimal  5 (lima) buah untuk setiap Tim Kampanye Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden dan Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2019 per desa dan Spanduk ukuran 1,5 (satu koma lima) meter x 7 (tujuh) meter dengan jumlah maksimal  10 (sepuluh) buah untuk setiap Tim Kampanye Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden dan Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2019 per desa.

Pemilu 2019: DPS HP Karanganyar 689.565 Pemilih

Minggu, (22/07/3018), sesuai tahapan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019, KPU Karanganyar menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPS HP). Berdasarkan Aplikasi Sidalih, DPS HP Kabupaten Karanganyar untuk Pemilu 2019 berjumlah 689.565 pemilih Jumlah DPS HP diperoleh dari DPS Pemilu 2019 yang mengalami perubahan antara lain karena, penambahan pemilih baru dari daftar pemilih tambahan (DPTb) Pemilihan Serentak Tahun 2018 maupun dari tanggapan masyarakat, perbaikan data, dan pengurangan daftar pemilih karena sudah tidak memenuhi syarat (TMS). DPS HP Kabupaten Karanganyar berjumlah 689.565 pemilih terdiri dari 340.944 pemilih laki-laki dan 348.621 pemilih perempuan. Jumlah ini merupakan jumlah pemilih yang tersebar di 3.149 TPS di 177 Desa dan Kelurahan se Kabupaten Karanganyar. Rekapitulasi DPS HP disaksikan oleh Bawaslu Kabupaten Karanganyar bersama Partai politik Peserta Pemilu 2019 dan Dinas Instansi terkait. Dalam penutupan rapat pleno, Ketua KPU Karanganyar, Sri Handoko Budi Nugroho menyampaikan salinan Berita Acara DPSHP kepada berbagai pihak tersebut. Disampaikan dalam rapat pleno tersebut bahwa mekanisme kerja KPU dalam menyusun Daftar Pemilih telah disesuaikan dan ikut pada regulasi yang berlaku. “Jadi, dalam Peraturan KPU yang mengatur penentuan Daftar Pemilih, yaitu Peraturan Nomor 11 Tahun 2018 telah diatur dan dijelaskan mekanisme penghitungan Daftar Pemilih. Juga, KPU Karanganyar selaku penyelenggara KPU, dalam penyusunan Daftar Pemilih khususnya, akan selalu berkoordinasi dengan Bawaslu dan Dinas-dinas terkait agar dapat kita usahakan secara maksimal semua warga Karanganyar yang sudah memiliki hak pilih dapat menggunakan hak pilihnya pada 17 April 2019 mendatang” tutur Handoko. Dalam rapat tersebut, Ketua KPU berpesan agar Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK) untuk mencermati kesesuaian jumlah pemilih di masing-masing wilayah kerjanya.(Tfc)