Berita Terkini

KPU Karanganyar Berbagi

Karanganyar, kpu.go.id–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar membagi-bagikan bingkisan berupa Sembilan bahan pokok (sembako) berupa mi instan, gula, teh dan minyak goreng, dan takjil (red-makanan berbuka puasa) kepada masyarakat Karanganyar, Jum’at (17/06). Pembagian sembako ini merupakan rangkaian kegiatan KPU Karanganyar dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1437 H tahun 2016. Muhammad Maksum, Komisioner KPU Karanganyar, mengatakan momentum bulan Ramadhan kali ini dimanfaatkan untuk berbagi kepada sesama. “KPU Karanganyar mengajak seluruh masyarakat Karanganyar untuk meningkatkan iman dan taqwa di bulan yang suci ini,” ujar Maksum. Ketua KPU Karanganyar, Sri Handoko Budi Nugroho menilai, kegiatan bagi-bagi bingkisan sembako guna meningkatkan kepedulian terhadap sesama. “Pembagian sembako diharapkan menjadi awalan dan ispirasi dari KPU untuk seluruh masyarakat,”ujarnya. Kegiatan bagi-bagi sembako dan takjil buka puasa merupakan rangkaian kegiatan KPU Karanganyar dalam bulan Ramadhan 1437 H yang bertepatan dengan bulan Juni 2016. Selain itu, KPU Karanganyar juga menggelar  tadarus Al-Quran dan Kultum setiap hari kerja yang diikuti oleh seluruh pegawai yang beragama Islam.(Inisial-1)

Sambut Ramadhan, KPU Karanganyar Ikuti Pawai Ta’aruf

KARANGANYAR – KPU Kabupaten Karanganyar mengikuti kegiatan Pawai Ta’aruf menyambut bulan suci Ramadhan 1437 H, Minggu (05/06/2016) kemarin. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar diikuti oleh sekolah, pesantren, Ormas Islam serta kantor instansi di wilayah Karanganyar. Sekretaris KPU Karanganyar, Junaidi Purwanto, memimpin rombongan mengikuti Pawai Ta’aruf. Dengan membawa spanduk dan poster yang berisi ajakan dan motivasi menyambut Ramadhan, sejumlah 30 orang pegawai KPU Karanganyar melintasi jalanan Alun-alun Karanganyar hingga depan Rumah Dinas Bupati Karanganyar. “Pada Ramadhan 1437 H yang bertepatan dengan bulan Juni 2016 ini, KPU memiliki agenda khusus. Agenda Ramadhan khusus tersebut berupa kegiatan internal dan eksternal,” kata Junaidi. Kegiatan Bulan Suci Ramadhan KPU Kabupaten Karanganyar berupa Pawai Ta’aruf, Tadarus Al-Quran, Tausiah dan Kultum, Pembagian Takjil serta Bakti sosial. “Selain semua kegiatan tadi, KPU Kabupaten Karanganyar juga akan mengikuti Agenda Pemerintah Kabupaten Karanganyar berupa Salat Tarawih Keliling di wilayah Kabupaten Karanganyar,” Kata Junaidi. Sekretaris Daerah Drs. Samsi, M.Si., mewakili Bupati Karanganyar manyampaikan bahwa kegiatan pawai ta’aruf ramadhan adalah kegiatan tahunan di Kabupaten Karanganyar. Pawai Ta’aruf yang dikoordinir oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini sebagai syiar menyambut bulan Ramadhan. “Dalam bulan Ramadhan ini, Bupati Karanganyar mengingatkan seluruh masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah,”pesan Samsi.(Inisial-1)

KPU Jateng Gandeng BPKP Evaluasi Lakip 2015

SEMARANG – Dalam rangka melakukan evaluasi terhadap Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Tahun Anggaran 2015, KPU Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jawa Tengah. Kerjasama tersebut untuk melakukan evaluasi terhadap LAKIP Tahun Anggaran 2015 yang telah dibuat oleh KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Evaluasi LAKIP diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah dengan diikuti oleh 35 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Hadir sebagai peserta rapat adalah Sekretaris serta Kepala Subbagian Program dan Data di setiap KPU Kabupaten/Kota. Kegiatan rapat digelar di Kantor KPU Jawa Tengah, Jalan Veteran Nomor 1A Semarang selama dua hari dari tanggal 2-3 Juni 2016. Ketua KPU Jawa Tengah, Joko Purnomo, dalam sambutan nya berpesan kepada seluruh satuan kerja (Satker) agar bekerja ekstra melakukan pelaporan yang akuntabel. “Dalam menyikapi hasil Penilaian BPK terhadap kinerja KPU saat ini, semua ketua dan sekretaris KPU Kabupaten/Kota di Jawa Tengah harus punya tenaga yang besar. Tenaga Ekstra itu untuk meraih dan mempertahankan penilaian WTP dari BPK,” pesan Joko. Oleh karena itu, tambah Joko, ada catatan khusus bagi 7 (tujuh) KPU Kabupaten/Kota yang akan melaksanakan Pilkada Serentak Tahun 2017 agar melakukan review terhadap anggaran yang telah disusun. Review yang dilakukan meliputi pembuatan rencana strategis (Renstra) khusus untuk penyelenggaraan pilkada serentak 2017. Pada rapat evaluasi, Tim BPKP Perwakilan Jawa Tengah melakukan pencermatan dan penilaian terhadap LAKIP tahun 2015 yang disusun oleh KPU Kabupaten dengan mengambil sampel sejumlah 15 KPU Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Hasil evaluasi BPKP menyebutkan analisis capaian kinerja baru sebatas perbandingan antara target dan realiasi, penyusunan indikator kinerja perlu disempurnakan agar dapat menggambarkan ukuran keberhasilan pencapaian tujuan kegiatan serta belum masuknya kegiatan Pilkada tahun 2017 pada Renstra KPU Tahun 2015 – 2019. Menyikapi evaluasi BPKP, Ketua KPU Jawa Tengah berpesan agar KPU Kabupaten/Kota lebih serius dan teliti dalam menyusun LAKIP untuk Tahun 2016. (Masykur)

Wujudkan Transparansi, KPU Susun Data Penyelenggara Pemilu

SEMARANG – KPU terus melakukan inovasi terhadap data penyelenggara Pemilu yang akurat. Hal ini untuk memberikan transparansi kepada masyarakat mengenai personil penyelenggara Pemilu. KPU melakukan pendataan penyelenggara Pemilu kedalam Sistem Informasi Penyelenggara Pemilu (SIPP). Kepala Biro Sumber Daya Manusia KPU, Drs. Lucky Firnandy Majanto, MM., mengatakan bahwa kedepan KPU harus menjadi organisasi modern dan berintegritas. “Kebijakan tentang kepegawaian, struktur organisasi, penilaian kompetensi serta disiplin pegawai. Tidak hanya itu, seluruh penyelenggara baik Komisioner KPU, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) hingga Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akan diinput dalam aplikasi yang dapat di akses oleh publik,” kata Lucky. Demikian dikatakan Lucky dalam bimbingan teknis SIPP di Semarang, akhir bulan Mei (29-31/05/2016) kemarin. Dalam sambutannya Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah, Drs. Gatot Bambang Hastowo, M.Pd., menyampaikan amanat dari Ketua KPU RI ,Husni Kamil Manik. “Aplikasi sistem yang terintegrasi harus didukung dengan kinerja di satker masing-masing. Sistem tanpa kinerja individu tidak berguna, kinerja individu tanpa sistem tidak akan bekerja,” pesan Gatot. KPU merupakan lembaga pemerintah yang dituntut memberikan data kepada publik. Dengan tersedianya data penyelenggara Pemilu dari tingkat KPU, PPK, PPS hingga KPPS akan memudahkan masyarakat dalam melakukan pengawasan. SIPP diharapkan menjadi program yang terintegritas, terus-menerus dan berbasis online. (nkaw)  

PELANTIKAN PEJABAT STRUKTURAL ESELON IV KPU KABUPATEN KARANGANYAR

KARANGANYAR – Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi  Jawa Tengah Drs, Gatot Bambang Hastowo, M.Pd melantik 4 (empat) Pejabat Struktural Eselon IV di Lingkungan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karanganyar, Rabu (25/05/2016). Pelantikan disaksikan oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Tamu undangan dari KPU diwilayah eks-karesidenan Surakarta serta keluarga besar KPU Kabupaten Karanganyar. Keempat pejabat tersebut adalah Masykur, S.Sos, MM sebagai Kepala subbagian Program dan Data, kepala Subbagian Keuangan, Umum, dan Logistik (KUL) dijabat oleh Drs, Gatot Supriyadi, Kepala Subbagian Teknis dan Hubungan Partisipasi Masyarakat dijabat oleh Sumardi, SE serta Kepala Subbagian Hukum dijabat Smaragung Wibowo, SH. Dalam sambutannya Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah Drs, Joko Purnomo mengucapkan selamat atas dilantiknya keempat kasubbag di lingkungan KPU Kabupaten Karanganyar ini, “dalam kesempatan ini kami merasa bersyukur bisa menyaksikan acara pelantikan ini dan kami harap kepada pejabat bisa jujur, amanah, responsif dan tidak keluar dari koridor hukum” pesannya. Joko menjelaskan bahwa ini merupakan kejadian langka, karena ada terjadi mutasi dan pergeseran pada semua subbagian. Hal ini dikarenakan adanya kepala subbagian yang sudah cukup lama dalam jabatan tertentu. Sehingga diperlukan penyegaran organisasi dari sekretariat itu sendiri. “Harapan saya agar para kasubbag ini bisa memberikan support penuh kepada sekretaris dan memberikan dukungan penuh kepada komisioner. Terlebih lagi nanti di tahun 2018 KPU Karanganyar akan menyelenggarakan Pemilihan Gubernur Jawa Tengah dan Pemilihan Bupati Karanganyar secara serentak. Sehingga semua harus bersinergi bersama-sama menyukseskan pilkada nanti” tambahnya. Acara pelantikan, kemudian dilanjutkan pengarahan dan pembinaan SDM oleh Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah yang diikuti oleh seluruh pegawai KPU Kabupaten Karanganyar. Sekretaris KPU Jateng, Drs, Gatot Bambang Hastowo, M.Pd, menyampaikan pentingnya peningkatan kinerja di lembaga demokrasi ini “Kami berharap para kasubbag yang dilantik dapat memberikan teladan yang baik. Salah satunya dengan memberi contoh disiplin kerja yang baik,” Terang Gatot. Disamping itu, lanjut Gatot, dengan adanya rotasi di setiap subbagian dapat menambah pengetahuan dan pengalaman pegawai. Dengan demikian setiap pegawai bisa merasakan dan memahami pekerjaan di masing-masing sub bagian.(lul)

KPU KARANGANYAR GELAR UPACARA HARKITNAS

KARANGANYAR – Berdasarkan Surat Edaran Sekretaris Jenderal KPU Nomor 566/SJ/V/2016 Tanggal 16 Mei 2016, Jum’at (20/05/2016), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 108 di halaman kantor KPU Kabupaten Karanganyar. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Ketua KPU Kabupaten Karanganyar, Sri Handoko Budi Nugroho. Dalam amanatnya, Handoko membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dalam Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 108 Tahun 2016. Tema Harkitnas ke-108 ini adalah Mengukir Makna Kebangkitan Nasional dengan Mewujudkan Indonesia yang Bekerja Nyata, Mandiri, dan Berkarakter, diharapkan agar pemaknaan Kebangkitan Nasional lebih difokuskan pada perwujudan kerja nyata dan pembangunan manusia yang berkarakter. Bangsa ini harus kembali pada semangat ke Bhinneka Tunggal Ika, semangat Pancasila, rasa senasib dan sebangsa, kembali pada kepribadian nasionalnya sendiri. Suatu negara jika ingin kuat dan langgeng harus ditata berdasarkan hukumnya sendiri dan berdiri di atas kepribadian nasionalnya sendiri. Bangsa Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional (harkitnas) setiap tanggal 20 Mei. Tanggal 20 Mei menjadi momentum perjuangan seluruh rakyat Indonesia yang ditandai dengan kelahiran organisasi Budi Oetomo pada tahun 1908. Kebangkitan nasional merupakan bangkitnya semangat nasionalisme, rasa persatuan dan kesatuan sebagai sebuah bangsa melalui gerakan organisasi. Organisasi Budi Oetomo pada awal mulanya bergerak di bidang sosial yang menjadi cikal bakal gerakan yang bertujuan untuk mencapai kemerdekaan Indonesia. Dokter Wahidin Soedirohoesodo dan dr. Soetomo telah menanamkan konsep perjuangan modern melalui pembentukan organisasi untuk membangun kebersamaan dan persatuan antar elemen bangsa. Proses perjuangan mereka yang dilanjutkan oleh para pejuang lain telah menghasilkan lahirnya bangsa besar dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita kenal sekarang ini. Diharapkan peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini juga memperbarui semangat Trisakti yaitu berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Sekaligus mampu membangkitkan kembali nilai kebersamaan, persatuan dan kesatuan bangsa dalam menghadapi tantangan yang ada dengan menggelorakan rasa bangga dan cinta tanah air. (Ag)