Berita Terkini

KPU Karanganyar Hadiri Sosialisasi Hibah Pemilukada

SEMARANG – Untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada), KPU Provinsi Jawa Tengah mengundang KPU Kabupaten/Kota se- Jawa Tengah untuk hadir dalam “Sosialisasi Pengelolaan Belanja Hibah Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota”, Selasa (12/5). Sosialisasi yang berlangsung di Aula KPU Provinsi Jawa Tengah selama dua hari (12-13 Mei) ini, sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan dana hibah untuk Pemilukada Tahun 2015. Dalam acara ini menghadirkan tiga narasumber yakni, Direktur Bina Keuangan Daerah Kementrian Dalam Negeri, Kepala Biro Keuangan Sekretariat Jenderal KPU RI dan Kepala Kanwil DJPB Provinsi Jawa Tengah. Beberapa materi mengenai pengelolaan pendanaan Pemilukada disampaikan ke peserta antara lain, implementasi Permendagri Nomor 44 Tahun 2015, pengelolaan belanja hibah dalam APBN serta pembukaan rekening penampungan hibah Pemilukada. Sesuai jadwal Akhir Masa Jabatan (AMJ) Kepala Daerah di Jawa Tengah, Tercatat 21 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah yang akan menyelenggarakan Pemilukada Serentak di tahun 2015. Meski penyelenggaraan Pemilukada Kabupaten Karanganyar masih tahun 2018, melalui kegiatan ini diharapkan seluruh KPU Kabupaten/Kota se- Jawa Tengah mampu mewujudkan tata kelola dana hibah sesuai dengan peraturan yang berlaku.

KPU Buka Gerbang Informasi

KARANGANYAR – KPU Karanganyar adakan “Pelatihan Jurnalistik Menuju Keterbukaan Informasi Publik”, Senin (11/5). Acara yang berlangsung di Aula KPU Karanganyar ini, dimaksud sebagai wahana meningkatkan kemampuan jurnalistik media online. dipandu oleh praktisi jurnalistik, Kustawa Esye. “Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh kegiatan KPU Karanganyar dapat diinformasikan melalui website, sebagai pertanggungjawaban kepada publik”, kata Ketua KPU Karanganyar, Sri Handoko Budi Nugroho dalam acara yang diikuti oleh seluruh Komisioner dan Sekretariat. Dalam pelatihan ini, Kustawa Esye menyampaikan materi penulisan press release, opini dan bahasa jurnalistik.  

KPU Karanganyar Hadiri Bimtek SAIBA

KARANGANYAR – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sragen kembali mengundang operator aplikasi untuk ikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Aplikasi Instansi Berbasis Akrual (SAIBA) dan Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OM SPAN). Operator SAIBA KPU Karanganyar, Fika Rahmawaty, turut hadir menjadi peserta pada Rabu (6/5) dama Bimtek sesi pagi yang dihadiri sepuluh satuan kerja (satker) tersebut. Bimtek yang berlangsung di ruang Treasury Learning Center (TLC) KPPN Sragen pada 5-8 Mei itu, dimaksud sebagai wahana untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi para operator dalam implementasi akuntansi berbasis akrual di tahun 2015. Acara yang berkonsep mini class tersebut terbagi dalam sesi pagi dan siang. Acara yang dipandu oleh Narasumber dari KPPN Sragen, Edy Nashrudin dan Herlina Dwi Wulandari itu diawali pretest guna menguji kemampuan peserta. Meski implementasi akuntansi berbasis akrual sudah dimulai per 1 januari 2015, dengan Bimtek SAIBA ini diharapkan seluruh satker mitra kerja KPPN Sragen dapat lebih memahami konsep akuntansi berbasis akrual serta berguna dalam penyusunan laporan keuangan Tahun Anggaran (TA) 2015 ini, kata Herlina. Selain aplikasi SAIBA, Edy Nashrudin juga memaparkan fungsi aplikasi OM SPAN bagi satker. Aplikasi berbasis web yang diakses melalui jaringan internet ini berguna untuk memonitoring transaksi keuangan negara SPAN dan menyajikan reporting sesuai kebutuhan. Dengan aplikasi ini user pada KPPN atau satker tidak perlu melakukan akses langsung ke sistem SPAN, ungkap Edy Nashrudin. Sebelum acara ditutup, peserta diminta untuk menjawab postest. Acara diakhiri dengan pemberian cinderamata kepada peserta dari KPU Karanganyar, sebagai peserta dengan skor pretest dan postest terbaik. (fik).

MoU KPU Karanganyar dengan Lab Sosio FISIP UNS

Karanganyar – Dalam rangka mentradisikan kebijakan berbasis riset, KPU Kabupaten Karanganyar menjalin kerjasama dengan Laboratorium Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret. Bertempat di Kantor KPU Karanganyar, Jalan Lawu Komplek Perkantoran Cangakan Karanganyar, Nota kesepahaman atau Memorandum Of Understanding (MoU) tentang kerjasama pengembangan demokrasi ditandatangani pada rabu (29/4). Kerjasama tersebut berlansung selama 2 Tahun, yaitu sejak ditandatangani Memorandum Of Understanding (MoU) dilakukan hingga tahun 2017. Isi Nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Ketua KPU Kabupaten Karanganyar, Sri Handoko Budi Nugroho dan Ketua Laboratorium Sosiologi FISIP-UNS, Dr. Ahmad Zuber, S.Sos., D.E.A yaitu untuk saling memberikan informasi, bantuan teknis, dan hal lain dalam pengembangan demokrasi. Serta untuk meningkatkan mutu demokrasi melalui pendidikan, penelitian dan konstribusi akademik. Selain penandatanganan MoU, juga digelar media gathering yang dihadiri oleh awak media di Kabupaten Karanganyar.   

Gerakan Karanganyar Ijo Royo-royo

KPU Kabupaten Karanganyar turut serta dalam gerakan karanganyar ijo royo-royo yang digalang oleh Pemkab Karanganyar. pada senin (15/12) KPU Kabupaten Karanganyar mendukung penanaman 1 miliar pohon di Kabupaten Karanganyar. KPU mendapat kesempatan menanam pohon disepanjang jalan Ringroad dari Terminal Bejen hingga Perempatan Tegal gede.

KPU Karanganyar Gelar Evaluasi Internal Pemilu 2014

Karanganyar- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar, Jumat (12/12) menggelar Evaluasi Internal Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2014. Bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar ruang OR, acara berlangsung dari jam 13.00 hingga petang hari pukul 16.30 WIB. Evaluasi penyelenggaraan Pemilu Tahun 2014 diikuti oleh seluruh Komisioner dan Sekretariat KPU Kabupaten Karanganyar. Dipimpin langsung oleh Ketua dan Sekretaris KPU, evaluasi Pemilu tahun 2014 mengemukakan berbagai realitas penyelenggaraan Pemilu yang terjadi di Kabupaten Karanganyar . “Sebagai contoh pengelolaan logistik. Kedepan pengelolaan logistik perlu manajemen yang tepat,” ujar Sri Handoko selaku Ketua KPU Kabupaten Karanganyar. Dalam pengelolaan logistik perlu adanya perencanaan kebutuhan hingga pendistribusiannya. Lanjut Sri Handoko, adanya pencatatan data logistik mulai dari barang datang beserta jumlahnya sehingga bisa ditelusuri apabila ada perbedaan data dalam distribusinya. Selain evaluasi penyelenggaraan Pemilu, acara juga diisi dengan refleksi kegiatan KPU Kabupaten Karanganyar selama Tahun 2014. Tahun 2015 mendatang KPU Kabupaten Karanganyarharus mampu melakukan pengembangan kelembagaan yang berkelanjutan.(1)