Persiapkan Tata kelola Teknis Kepemiluan KPU Karanganyar Ikuti Koordinasi Tingkat Provinsi
KARANGANYAR – KPU Kabupaten Karanganyar mengikuti koordinasi perencanaan dan sinkronisasi kegiatan divisi teknis yang diselenggarakan KPU Provinsi Jawa Tengah, Rabu (11/02/2026). Hal ini dilaksanakan untuk mempersiapkan tata kelola teknis kepemiluan yang lebih terintegritas dan efektif.
Demikian disampaikan Ketua KPU Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono dalam undangan yang menghadirkan seluruh KPU Kabupaten/Kota se Jawa Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Karanganyar, Sekretaris, Kasubbag Rendatin, serta jajaran Subbagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum KPU Kabupaten Karanganyar.
Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono menegaskan bahwa perencanaan yang matang diperlukan agar seluruh tahapan pemilu dapat berjalan optimal. Koordinasi digelar sebagai langkah awal memperkuat kesiapan penyelenggaraan pemilu dalam menyelaraskan program kerja serta meningkatkan koordinasi antar penyelenggara.
“KPU akan merancang berbagai langkah strategis guna mempersiapkan tahapan pre-election, sehingga pada saat memasuki tahapan election, seluruh jajaran telah berada dalam kondisi siap secara sistem, kapasitas, maupun koordinasi. Pentingnya melakukan refreshing terhadap kemampuan dan pengetahuan penyelenggara pemilu. Hal ini terutama berkaitan dengan kesiapan KPU Kabupaten/Kota, mengingat terdapat beberapa operator, termasuk pada tahapan verifikasi partai politik yang belum pernah terlibat langsung dalam penyelenggaraan pemilu sebelumnya. Oleh karena itu, KPU Provinsi akan melakukan pemetaan kompetensi untuk memastikan setiap personel ditempatkan sesuai kebutuhan dan memiliki kesiapan yang optimal,” tegas Handi.
Kepala Bagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum KPU Provinsi Jawa Tengah, Dewantoputra Adhipermana mengungkapkan bahwa KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota diharapkan menguasai data hasil pemilu sebelumnya sebagai dasar dalam menyusun perencanaan dan melakukan sinkronisasi program kerja.
“Penguasaan data hasil pemilu sebelumnya menjadi penting dalam proses desain dan simulasi penataan daerah pemilihan (dapil) di tingkat kabupaten/kota. Berbagai kerja teknis lainnya di luar penataan dapil juga dinilai akan memberikan manfaat besar bagi KPU, terutama seiring dengan berlangsungnya pembahasan Undang-Undang Pemilu. Dengan kesiapan tersebut, diharapkan penyelenggara semakin siap menghadapi tahapan pemilu mendatang secara lebih terencana dan komprehensif”, ungkap Dewo, sapaan akrabnya.
Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Jateng, Muhammad Machruz menuturkan terkait Rincian Rencana Kerja Divisi Teknis KPU Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 dan teori penghitungan alokasi kursi yang diharapkan mencerminkan proporsionalitas penduduk sekaligus menjaga keterwakilan wilayah secara adil.
“Ada beberapa isu-isu strategis tahapan yang akan menjadi program Divisi Teknis. Diantaranya Penyusunan Substansi Materi Tahapan Teknis Kepemiluan, Simulasi Tahapaan Teknis Kepemiluan (Penataan Dapil, Desain Surat Suara, dan Tungsura), Bedah Buku/Hasil Riset/Diskusi terkait Pemilu dan Pemilihan, PAW Anggoata DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kab/Kota, Pemutakhiran Data Parpol secara berkelanjutan,” tutur Machruz.
KPU Jateng, lanjut Machruz, sudah menyusun rencana kegiatan selama tahun 2026 yang akan melibatkan KPU Kabupaten/Kota sesuai dengan program divisi teknis penyelenggaraan pemilu. (FF)