Berita Terkini

KPU Karanganyar Ikuti Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Semester II Tahun 2025 Tingkat Provinsi Jateng

Semarang - Rapat Pleno Terbula Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Semester II Tahun 2025 tingkat Provinsi Jawa Tengah dilaksanakan pada hari Jumat (12/12). Bertempat di Aula Kantor KPU Provinsi Jawa Tengah, Semarang, kegiatan ini diikuti oleh Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Karanganyar, Devid Wahyuningtyas, bersama dengan Kasubbag Perencanaan Data dan Informasi, Siti Fadhilah serta operator Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih), Sigit Darmawan.

Rapat pleno dihadiri oleh seluruh Ketua dan Anggota KPU Jawa Tengah, Bawaslu Jawa Tengah, dinas/instansi terkait, perwakilan partai politik serta lembaga pemantau pemilu. Pleno dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono. dalam sambutannya Handi mengatakan ada 2 kerja KPU yang masuk ke program strategis nasional. “Ada 2 kerja KPU yang masuk program strategis nasional, yakni sosialisasi pendidikan pemilih dan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan,” terang Handi. Namun pada tahun 2026 nanti akan bertambah 1 program strategis nasional yakni bagaimana nantinya sistem informasi bisa mendukung demokrasi yang substansial.

Selanjutnya dibacakan hasil rekapitulasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (DPB) di tingkat KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Rekapitulasi dibacakan secara langsung oleh Ketua Divisi Data dan Informasi, KPU Provinsi Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro. Setelah dibacakan rekapitulasi untuk 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah, Paulus membacakan jumlah total rekapitulasi PDPB Semester II Tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Dari hasil pemutakhiran data pemilih, diperoleh jumlah pemilih laki-laki sebanyak 14.541.046 , Perempuan sebanyak 14.605.024, dan total pemilih sebanyak 29.146.070, yang tersebar di 8.563 kelurahan/desa dan 576 kecamatan se-Jawa Tengah. “Dari hasil Pleno DPB semester II ini Kabupaten/Kota dengan Pemilih terbanyak masih dipegang oleh Kabupaten Cilacap dan disusul oleh Kabupaten Brebes, kemudian Kabupaten/Kota dengan pemilih paling sedikit adalah Kota Magelang.” terang Paulus.

Pleno dilanjutkan dengan sesi masukan dan tanggapan dari hadirin. Kemudian penandatanganan berita acara dan surat keputusan untuk selanjutnya ditetapkan dalam pleno hari ini.

Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pemutakhiran data pemilih yang dilakukan secara berkelanjutan oleh KPU, guna memastikan bahwa setiap warga negara yang memiliki hak pilih tercatat secara valid dalam daftar pemilih. (SD)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 39 kali